Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Amien Rais: KKN Ahok di Reklamasi Perlu Diungkap

Gambar
Mantan Ketua MPR, M Amien Rais membeberkan modus dugaan skandal korupsi yang diduga dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama  alias Ahok, yang dibui dalam kasus penistaan agama Islam, selama dia menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Dia mencontohkan di proyek reklamasi teluk Jakarta. Baru beberapa bulan menjabat sebagai Gubernur setelah Jokowi naik menjadi Presiden setelah menang di Pemilu Presiden, Ahok sudah berani memberikan izin kepada 3 konglomerat untuk melakukan reklamasi . "Kebijakan reklamasi  ini hanya kata pengantar menguntungkan konglomerat, dengan menyerahkan kekayaan negara dan menghabisi kehidupan nelayan," katanya. Jika proyek reklamasi  bertujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi rakyat, kata dia, maka yang mengelola bukanlah konglomerat, tetapi BUMN. "BUMN harus mengambil peran dominan dalam pengelolaan lahan reklamasi  karena itulah yang menjadi...

Din Syamsuddin Pimpin Tokoh Agama Asia Temui Tokoh RRT

Gambar
Din Syamsuddin sebagai Presiden Konperensi Asia Agama-agama utk Perdamaian (Asian Conference of Religions for Peace, atau ACRP) memimpin Delegasi Tokoh Lintas Agama se Asia menemui tokoh China, Mr. Yu Zhengsheng, Chairman of China's Political Consultative Conference (CPPCC), di kantornya di Beijing, 19/5. Mr. Zhengsheng adalah "tokoh keempat berpengaruh" di RRT.  Delegasi, terdiri 12 tokoh itu, datang mewakili 70 tokoh berbagai agama yang sedang bersidang di Beijing. Mereka bergabung dalam ACRP, sebuah gerakan keagamaan untuk perdamaian yang memiliki cabang di 22 negara Asia. Presiden ACRP Din Syamsuddin, kepada Mr. Zhengsheng, menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah RRT atas dukungannya kepada ACRP dan kepeda agama-agama di  RTT seperti Buddha, Islam, Kristen, dan Taoisme, yang mengalami perkembangan signifikan. Hal demikian penting, lanjut Din, karena Asia Timur dewasa ini tumbuh berkembang sebagai kawasan pertumbuhan. Pusat gravitas ekonomi dunia tengah berg...

Amien Rais: Presiden Jokowi Jangan Gunakan Dana Haji untuk Infrastruktur

Gambar
Tokoh reformasi, Prof Dr HM Amien Rais, meminta pemerintah Joko Widodo tidak menginvestasikan dana haji yang sudah terkumpul untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur nasional.  "Dana haji jangan diserobot untuk pembangunan," ujar Amien Rais saat acara Refleksi 19 Tahun Reformasi di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017). Menurut Amien yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, pemerintah Jokowi sengaja mengalokasikan dana haji sebesar Rp 90,6 triliun untuk pembangunan karena repatriasi dari tax amnesty tidak sesuai target. "Karena dari tax amnesty, dana repatriasi dikit. Jadi pemerintah megap-megap," jelas Amien Rais. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat realisasi repatriasi hasil amnesti pajak hingga batas waktu akhir Maret 2017 sebesar Rp 128,3 triliun. Angka ini naik dari akhir Februari 2017 yang sebesar Rp 121 triliun. Meski naik, nilai itu masih lebih rendah dari komitmen dana repatriasi yang sebesar R...

Din Syamsuddin: Rusia Kembangkan Kemitraan Ramah Islam

Gambar
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah  Prof Dr M Din Syamsuddin MA mengatakan, aliansi strategis Rusia-Dunia Islam dapat menjadi model kemitraan dan kerjasama yang positif untuk membangun peradaban dunia baru yang berkemajuan, berkeadilan, dan berkeadaban. Din menyatakan hal itu pada Sidang Kelompok Visi Strategis Rusia-Dunia Islam (Group for Strategic Vision “Russia-Islamic World”) di Grozny City, Chechnya, (17/5). Pertemuan dihadiri oleh Presiden Republik Tatarstan Rustam Minikhanov yang menjadi ketua kelompok, Presiden Chechnya Ramadan Kadirov sebagai tuan rumah, sejumlah tokoh Federasi Rusia, dan tokoh dari berbagai negara Muslim. Din  menjadi anggota kelompok ini sejak 2007. Ia menjelaskan bahwa dunia pasca-Perang Dingin memang membawa ketakpastian. “Tesis  The End of History  Fukuyama dan  The Clash of Civilization  Huntington memang terjadi, namun mendorong konvergensi. Sayangnya, konvergensi itu tidak berwajah positif terhadap Dunia Isla...