Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Amien Rais: Nilai Pancasila Makin Terpinggirkan

Gambar
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Amien Rais mengungkapkan kekhawatirannya akan terpinggirnya nilai-nilai Pancasila, dan sosok 'siluman' yang memecah belah masyarakat. Ini ia  sampaikan  usai upacara peringatan kemerdekaan di Universitas Bung Karno, Jakarta, Kamis (17/8/17), saat diminta Rachmawati Soekarnoputri untuk menyampaikan amanat.  Lebih jauh, Amien menguraikan, dalam praktik sila Ketuhanan Yang Maha Esa berubah menjadi keuangan yang sangat dikdaya, pilkada dan lain-lain yang bisa memang siapa yang punya uang.  Ia juga mengatakan dari sisi sila kedua, sekarang di berbagai wilayah bentrok antar suku, orang kecil digusur, tidak adil dan biadab. Sementara sila ketiga, lain lagi. Yang terjadi pecah pelah partai.  "Umat Islam diadu," kata Amien. "Kita sedang cari siapa dibalik semua ini, kalau ketahuan kasih perhitungan bersama. Saya baca ada siluman tertentu yang pecahkan kita dengan sistematik pergunakan undang undang dan lainnya," ujarnya...

Keteladanan Buya Syafii Maarif

Gambar
Pagi ini selepas subuh tadi, orang tua yang sudah menginjak usia 82 tahun 2 bulan ini bergegas berangkat meninggalkan penginapannya di kawasan Kuningan Jakarta Selatan menuju stasiun KRL Tebet. Dengan tujuan ke Bogor beliau bermaksud menghadiri Peluncuran Program Penguatan Pendidikan Pancasila yang diinisiasi oleh lembaga baru 'Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila'. Buya sendiri adalah salah satu bagian dari tim pengarah lembaga ini. Dalam acara ini, Presiden RI membuka dan meluncurkan program ini. Sehari sebelumnya, beliau sudah berkomunikasi dengan saya, “Direktur, sy otw Kby Lama, tomorrow to Bogor by KRL. Maarif”. Saya kebetulan sedang tugas belajar di Semarang selama seminggu ini tak dapat menemani beliau. Tapi kami di MAARIF Institute sebetulnya selalu siap dengan kendaraan yang ada untuk mengantar-jemput beliau selama beraktivitas di Jakarta dan sekitarnya. Namun seringkali orang tua yg satu ini dalam beberapa hal, terutama dalam kesahajaan dan kesede...

Din Syamsuddin Hadiri Pertemuan Para Tokoh Agama Dunia di Kyoto Jepang

Gambar
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof  Din Syamsuddin  bersama puluhan tokoh berbagai agama dunia hadir pada International Peace Prayer di Mount Hie, Kyoto, Jepang yang diselenggarakan pada 4 hingga 8 Agustus 2017. Pertemuan itu menandai Peringatan 30 Tahun The Religious Summit Meeting on Mount Hie (Pertemuan Puncak Tokoh-Tokoh Agama Dunia di Mount Hie). Di tempat ini, di mana terdapat Kuil Buddha Tendai tertua di Jepang, pada 1987 pernah diadakan pertemuan tingkat tinggi para tokoh berbagai agama untuk perdamaian dunia. Ikut hadir pada Pertemuan Mount Hie, antara lain: Pemimpin Tertinggi Buddha Tendai Jepang, Sekjen Liga Dunia Islam (Rabithah Alam Islami, Sekjen Religions for Peace, utusan Vatikan, utusan World Council of Churches, Tokoh Kristen Oryhodox Yunani, Sekjen World Buddhist Fellowship, Mufti Bosnia, ulama Suriah, Utusan Sant Egidio, dan Din Syamsuddin yang diundang sebagai President of Asian Conference of Religions for Peace (ACRP). Mantan Ketua Umum Pi...

Amien Rais: SDM Islam Indonesia Harus Mampu Mengelola SDA Indonesia yang Kaya

Gambar
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais mengatakan, Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat (ormas) yang berbasis islam wajib menyikapi segala permasalahan umat dengan perspektif Islam. Hal ini disampaikannya dalam acara silaturahim Keluarga Besar Muhammadiyah Kota Bekasi pada Ahad (30/7) yang bertempat di komplek perguruan Muhammadiyah Ki Mangun Sarkoro,Bekasi. Selain itu, Amien juga mengatakan bahwa sebenarnya umat islam merupakan umat yang kaya. “Islam di Indonesia kaya, namun Sumber Daya Manusianya tidak mampu untuk memanfaatkannya dengan baik. Tapi pihak asing dan aseng yang dengan cepat dan sigap memanfaatkannya,” ucap Amien. Dalam kesempatan itu, Amien berpesan  agar Muhammadiyah dapat mencetak generasi yang mampu berkontribusi dan berprestasi di segala sisi. Dan salah satu kontribusi Muhammadiyah adalah dengan mendirikan banyak amal usaha yang dapat memberikan solusi dan inspirasi bagi ormas lain untuk melakukan kebaikan yang sama, bahkan leb...