Buya Syafii: Jangan Habiskan Energi Bangsa Hanya untuk DKI



Kondisi Jakarta belakangan mulai memanas lantaran perhelatan Pilkada DKI Jakarta 2017 yang dibumbui oleh sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Kondisi tersebut dinilai membuat energi bangsa habis.

Cendekiawan muslim Ahmad Syafii Maarif menyayangkan kondisi Ibu Kota saat ini. Sosok yang lebih dikenal dengan sapaan Buya Syafii itu meminta agar energi bangsa tidak dihabiskan hanya untuk masalah Pilkada.

"Yang saya kadang sedih itu, ini Pilkada DKI menghabisi energi bangsa," kata Buya Syafii dalam orasi kebangsaan di acara Milad ke-34 tahun penerbit Mizan, di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Maret 2017. 

Kontestasi Pilkada yang direcoki isu SARA ini dinilai mengkhawatirkan. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini khawatir, isu SARA di Pilkada DKI malah bakal membuat bangsa terpecah belah.

"Menurut saya, jangan korbankan bangsa untuk DKI. Sudah lah, biar lah berjalan. Enggak perlu lagi kita saling menyalahkan," tutur dia. 

Buya Syafii menyebut, sepatutnya masyarakat tidak perlu lagi merisaukan masalah hukum calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama terkait kasus dugaan penistaan agama. Menurut dia, persoalan Ahok bukan masalah mendasar bangsa Indonesia. Apalagi, proses hukum juga masih terus berjalan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Din Syamsuddin Pimpin Tokoh Agama Asia Temui Tokoh RRT

Din Syamsudin Sayangkan Polri Sebarkan Film Berbau SARA

Amien Rais Minta Umat Islam Patuh Pada Ulama